176 

StudI Komparasi Jarh wa Ta‘dil dan Kajian Islam Modern terhadap Hadis-Hadis tentang Sîrah NabI Saw.

Tulisan ini meneliti perbandingan antara Jarh} wa Ta‘di>l dan Studi Islam Modern dalam memahami sejarah Baginda Nabi saw. Dengan menggunakan pendekatan teori Islamisasi ilmu yang digagas oleh Raj Ismail al Faruqi, peneliti berusaha mencari titik tengah dari kedua disiplin ilmu tersebut. Di mana Islamisasi Ilmu adalah melengkapi keilmuan umat Islam dengan tidak hanya keilmuan Islam murni, tetapi juga mengadopsi ilmu modern lain. Langkahnya adalah dengan menguatkan  keilmuan  modern,  metode  pemecahan,  pemahaman  masalah dan  memberikan  solusi. Jarh} wa Ta‘di>l yang cenderung  hanya  mempelajari sanad semata dan studi Islam modern yang mendominasi kajian matan itu bisa disinergikan dan  dibuat  saling melengkapi satu dengan  yang lain. Sehingga akan tercipta hubungan  harmoni  dari kedua pendekatan  keilmuan tersebut. Artinya, secara riwayat kajian keislaman akan lebih kuat melewati disiplin Jarh} wa Ta‘di>l. Sehingga validitas penukilan benar-benar kredibel. Sedangkan tentang pemaknaan  akan  ditopang  dengan  Studi Islam Modern  itu. Kesimpulannya adalah tidak perlu mengontradiksikan dua pendekatan di atas, tetapi justru bisa mengembang-kuatkan di antara keduanya. Dalam kasus Isra’ Mi’raj misalnya, studi Jarh} wa Ta‘di>l diperlukan untuk mendapatkan data cerita seutuhnya. Kemudian dibedah dengan pendekatan  keilmuan modern  untuk  lebih mengembangkan dan mempertajam kemukjizatan spektakuler tersebut.




Back to Top